BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 108 orang siswa kelas XII di SMAN 5 Palangka Raya melakukan uji coba (try out) ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Program tersebut berlangsung selama empat hari dari 24-27 Januari 2017.

Suasana uji coba UNBK diciptakan semirip mungkin dengan UNBK yang sebenarnya. Pun demikian dengan mata pelajaran yang diuji coba merupakan mata pelajaran yang diujinasionalkan, mencakup bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, dan satu mata pelajaran peminatan pilihan.

Namun Karena jumlah komputer yang hanya ada 40 unit saja, maka terpaksa para siswa itu menggunakannya secara bergantian. Peserta program uji coba UNBK terbagi dalam dua ruangan. Pelaksanaannya dibagi dalam tiga sesi kelompok siswa secara bergiliran.

“Try out UNBK ini merupakan langkah cerdas untuk mengantar siswa agar lebih siap dan matang menghadapi UNBK yang sebenarnya nanti,” ujar Kepala SMAN 5 Palangka Raya Arbusin, kemarin, di Palangka Raya.

Selain try out, menurut Arbusin, pihaknya juga mempersiapkan siswa menghadapi UNBK melalui kegiatan bimbingan belajar yang sudah lama berlangsung.

Sementara itu, Yumiasi Tara, Wakil Kepala SMAN 5 Palangka Raya Bidang Kurikulum menambahkan, uji coba UNBK tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi UNBK yang dijadwalkan pada April 2017 mendatang. Melalui uji coba itu diharapkan siswa-siswi peserta UNBK lebih siap pada hari H nanti.

“Soal yang digunakan dalam uji coba ini diambil dari bank soal sekolah yang disusun oleh tim sesuai kisi-kisi UN tahun 2017,” kata Tara.

Pelaksanakan uji coba UNBK di SMAN 5 Palangka Raya itu dipantau langsung oleh pemantau pelaksana ujian Rudi Listianto dan pengawas SMA dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Sinta Asie. Keduanya memberikan apresiasi dan harapan positif. (DEWI KENCANA WATY)