BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada awal 2017 Komite MAN Model Palangka Raya membagi-bagikan telepon genggam (handphone/HP). Namun HP itu bukan dibagikan kepada siswa secara individu, melainkan kepada wali kelas.
Sedikitnya 24 unit HP yang dibagikan kepada setiap kelas yang ada di madrasah yang terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 4 Palangka Raya tersebut. Pembagian HP yang merupakan kompensasi dari tidak diperkenankannya siswa membawa HP sendiri ke sekolah itu diserahkan secara simbolis pada 23 Januari 2017 lalu.
“HP dari komite madrasah ini dipegang oleh wali kelas. Tujuannya untuk membantu akses komunikasi siswa. Sebab, seluruh siswa dilarang membawa HP sendiri ke lingkungan madrasah saat jam belajar mengajar,” kata Wakil Kepala MAN Model Bidang Kehumasan Khalid Fitri, kemarin, di Palangka Raya.
Menurut dia, setiap siswa bisa menggunakan HP itu untuk berkomunikasi dengan orang tua maupun kerabatnya jika dianggap perlu. Setelah itu dikembalikan lagi kepada wali kelas.
“Kami memang melarang siswa-siswi membawa HP saat jam sekolah karena itu bisa mengganggu konsentrasi mereka dalam menuntut ilmu,” kata Khalid. (DEWI KENCANA WATY)








