BORNEONEWS, Palangka Raya - Meski terbilang baru dalam meniti usaha, sebagai pelaku usaha, Alqoni (35) tahu benar naik turunnya dunia usaha. Apalagi pada tingkatan usaha kecil dan menengah.
Dengan memiliki gerobak, Alqoni bisa melakoni usaha aneka gorengan. Mulai dari jamur krispi, singkong keju hingga tahu bulat yang sedang booming.
Meski bisa dikatakan Bapak dua anak ini masih baru meniti usahanya, namun Alqoni tidak kemudian menutup mata akan usaha orang lain.
Pria asal Kediri, Jawa Timur ini ingin berusaha sembari membantu orang lain. Terlebih sesama rakyat kecil.
"Saya kasian petani itu menjual hasil pertaniannya sangat murah. Ini karena menjual ke tengkulak yang lalu menjualnya lagi kepada pedagang di pasar," kata Alqoni kepada Borneonews.co.id, Sabtu (15/4/2017).
Sebagai upayanya, Alqoni mengaku membeli semua bahan utama untuk dagangannya langsung dari petani dan pabriknya.
"Singkong dan jamur saya beli langsung dari petaninya. Tahu saya beli di pabriknya langsung dan usus saya beli langsung ke rumah potong," tambah pria yang telah menetap di Palangka Raya sejak 1994 ini.
Walau Alqoni harus keluar biaya agak lebih besar untuk melakukan ini namun ia tidak keberatan. Bagaimana tidak, jika biasanya sekali berangkat ke pasar para pelaku usaha bisa mendapatkan semua bahan-bahan yang dibutuhkan untuk dagangan, Alqoni harus mendatangi satu per satu rekanannya dalam mendapatkan bahan utama.
"Yang agak jauh itu rumah potong unggasnya di arah Bandara sama pabrik tahu di Tingang. Kalau jamur biasanya diantar sama petaninya dan singkong saya ambil seminggu sekali biasanya jadi sekalian. Nggak apa-apalah, sama-sama usaha," katanya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








