BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Gazali Rahman mengaku masih belum mengetahui jadwal resmi proses distribusi logistik ujian nasional (UN) berbasis kertas dan pensil untuk wilayah setempat.
“Kami belum menerima informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait jadwal pendistribusian logistik UN 2017. Begitu pun perusahaan percetakan soal UN,” kata Gazali, Selasa (7/2), di Palangka Raya.
Gazali mengatakan, distribusi soal UN merupakan proses penting dalam pelaksanaan UN manual setiap tahunnya. Kegiatan tersebut dimulai dari pengiriman logistik dari perusahaan percetakan yang dipilih dan langsung ke Dinas Pendidikan provinsi. Logistik tersebut selanjutnya disimpan di gudang yang telah ditentukan oleh Dinas Pendidikan dibawah pengawalan aparat keamanan.
Dari gudang penyimpanan tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah akan mengirim logistik UN ke Dinas Pendidikan kabupaten/kota, dan Dinas Pendidikan setempat yang akan meneruskan logistik ke setiap sekolah pelaksana UN.
Menurut Gazali, sejauh ini pihaknya masih menunggu informasi distribusi logistik UN, termasuk petunjuk teknis terkait mekanisme penyerahan logistik tersebut. Pihaknya berharap, proses distribusi logistik UN tersebut berjalan tepat waktu dan lancar, sehingga pelaksanaan UN manual tahun ini bisa berjalan dengan baik. (DEWI KENCANA WATY)








