BORNEONEWS, Palangka Raya - Ujian nasional (UN) sudah di depan mata. Persiapan pun terus dilakukan oleh pihak sekolah agar siswa-siswinya lebih mantap ketika menghadapi ujian akhir tersebut.

Seperti yang dilakukan SMAN 1 Palangka Raya. Sekolah itu bahkan telah melaksanakan pelajaran tambahan sejak awal semester lalu agar 420 orang siswanya yang bakal mengikuti UN 2017 lebih siap.

“Pengayaan materi, belajar tambahan hingga motivasi agar sukses menghadapi ujian sudah kami lakukan. Semua itu kami lakukan agar siswa-siswi kelas XII lebih siap menghadapi UN,” kata Kepala SMAN 1 Palangka Raya Badah Sari, di Palangka Raya.

Menurut dia, program belaja tambahan diberikan kepada siswa sebagai pengayaan. Program ini dilaksanakan diluar jam pelajaran. Kegiatannya dimulai pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 02.00 WIB.

“Itu dilakukan setiap hari, mulai Senin – Sabtu,” katanya.

Menurut Badah, pihak sekolah telah memberikan semua materi pelajaran kepada calon peserta ujian sebagai salah satu upaya agar siswa siap dalam menghadapi ujian nanti. Pengayaan materi pelajaran dilakukan guna memicu siswa agar giat dalam belajar.

Dalam kesempatan itu, Badah memastikan bahwa sekolah yang ia pimpin tidak melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), melainkan ujian nasional berbasis kertas dan pensil atau UN manual. Hal itu lantaran sarana dan prasarana pendukungnya yang tidak sebanding dengan jumlah siswa yang di sekolah tersebut.

“Kami berharap ada penambahan perangkat komputer, sehingga tahun depan sekolah ini bisa melaksanakan UNBK,” tandas Badah. (DEWI KENCANA WATY)