BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebagai calon bupati dan wakil bupati Kotawaringin Barat terpilih periode 2017-2022, Nurhidayah dan Ahmadi Riansyah bertekad melestarikan flora atau tanaman lokal yang ada di Kalimantan.

Nurhidayah mengatakan, dirinya berencana memanfaatkan lahan eks tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, untuk lokasi penanaman. Berdasarkan info dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), luas lahan eks TPA mencapai 3,5 hektare.

"Terbesit dalam pikiran saya, kenapa (lahan eks TPA) tidak kita manfaatkan untuk melestarikan tanaman lokal kita seperti ulin, meranti, dan lanan," kata Nurhidayah, Senin (17/4/2017).

Tidak hanya pohon lokal, lanjut dia, pelestarian juga dilakukan terhadap tanaman buah-buahan lokal. Sebab, beberapa tahun terakhir sudah jarang ditemui pedagang yang menjual buah lokal. "Buah-buahan lokal seperti idur, mentawa, dan linang juga harus kembali dilestarikan," ujarnya.

Menurutnya, jika hal itu dilakukan, bukan tidak mungkin keberadaan tanaman lokal menjadi objek wisata yang diminati di Bumi Marunting Batu Aji. Jadi akan semakin banyak pilihan masyarakat untuk berwisata. "Konsepnya agro wisata, tanaman, dan buah-buahan lokal," sebutnya. (CECEP HERDI/B-3)