BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Nurul Edy akan mendata ulang siswa yang tersebar di kabupaten/kota sebagai komitmen agar pemberian beasiswa tepat sasaran. Langkah itu dilakukan agar pemberian beasiswa bagi siswa kurang mampu namun berprestasi sesuai harapan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran.
“Kriteria penerima beasiswa memang sudah ada, tapi akan sangat baik apabila kita memiliki data yang valid. Ini untuk mempermudah mendeteksi siswa yang tidak mampu agar diberikan beasiswa,” kata Edy, kemarin, di Palangka Raya.
melakukan pendataan, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) nantinya juga akan berkoordinasi dengan kabupaten/kota. Koordinasi tersebut tak hanya sebatas pendataan, melainkan menyangkut kuota yang diperlukan.
Edy mengatakan, gubernur selalu berpesan agar penerima beasiswa merata di seluruh kabupaten/kota, sehingga perkembangan dan kemajuan pendidikan tidak terpusat hanya di perkotaan.
“Persyaratan penerima beasiswa tentu yang kurang mampu dibuktikan ada surat keterangan dari pihak terkait. Sepanjang beasiswa ini masih bisa, pasti tetap akan kita cari terus,” ucapnya.
Dia mengharapkan, pendidikan di Kalteng semakin maju, hingga mampu bersaing dengan daerah lain. Dengan segala kebijakan gubernur, bukan tidak mungkin semua lain terwujud. Bahkan untuk bersaing masuk ke universitas terbaik pun diyakini tidak akan kalah.
Pria yang juga menjabat sebagai Pj Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) itu menambahkan proses beasiswa tersebut tidak hanya untuk membantu pendidikan. Lebih dari pada itu, beasiswa ini lebih diarahkan pada peningkatan pendidikan di Kalteng. Untuk itu, pihaknya selalu leading sector akan terus membuat terobosan.
“Kalau memfasilitasi tidak juga. Tapi kita akan mendorong siswa-siswa ini supaya bisa lebih maju. Kalau untuk kualitas, saya rasa mampu saja siswa Kalteng, semua fasilitas terus ditingkatkan. Tinggal kedepan akan kita tingkatkan lagi dan terus mendorong mereka,” demikian Edy. (ant/P2)








