BORNEONEWS, Palangka Raya - Selain mempersiapkan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah juga memfokuskan kesiapan UN manual yang akan digelar sejumlah SMA/sederajat.

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) Gazali Rahman menyatakan, sejauh ini relatif tak ada kendala dalam persiapan pelaksanaan UN berbasis kertas dan pensil, termasuk kesiapan soal yang menunggu distribusi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Apalagi pemerintah pusat memastikan soal UN telah dibuat dan segera didistribusikan.

Saat ini pihaknya fokus pada persiapan lainnya. Antara lain, peningkatan jumlah sekolah pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Karena Kemendikbud menargetkan 60 persen sekolah yang ada bisa menjadi pelaksana UNBK.

Saat ini, Disdik Kalteng juga terus melakukan upaya agar bisa meningkatkan jumlah pelaksana UNBK. Sebab, ujian ini dinilai dapat dilaksanakan dimana saja, asalkan zona sekolah yang ingin menyelenggarakan UNBK dengan radius lima kilometer dari pusat sekolah pelaksana ujian.

“Kami tidak bisa memaksa sekolah untuk menjadi pelaksana UNBK, tapi kami mendorong sekolah yang memiliki komputer untuk siap UNBK. Karena ujian ini dinilai lebih efisien dan transparan,” tandasnya. (DEWI KENCANA WATY)