BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksanaan upacara bendera hari Senin (13/2) lalu di MAN Model Palangka Raya sedikit berbeda dari biasanya. Pasalnya, yang bertindak sebagai pembina upacara ialah seorang polisi.

Adalah Advokat Madya Bidang Hukum Kepolisian Dearah Kalimantan Tengah Ajun Komisaris Besar Polisi Rahmat Kurniawan yang bertindak selaku pembina upacara hari itu. Dalam amanatnya, ia mendorong siswa MAN Model untuk kompetitif dan menunjukkan kompetisi mereka dalam berbagai ilmu pengetahuan.

“Saya merupakan alumni MAN dan saya telah membuktikan diri mampu bersaing dengan sekolah setara lainnya. Ini menujukkan bahwa siswa MAN tidak hanya berkecimpung di bidang keagamaan, tapi juga di berbagai bidang profesi” ucap alumni MAN Banyuwangi tahun 1993 tersebut.

Selain itu, Rahmat juga mengimbau agar generasi muda yang ada di MAN Kota Palangka Raya bisa mencerna dan mempelajari berbagai aliran yang ada di Indonesia dan tidak terjebak dalam pemikiran radikalisme.

“Pemuda mempunyai pengaruh besar dalam perjuangan di negara ini. Bahkan, sumpah mereka yang tercantum dalam Sumpah Pemuda menjadi ikon dalam menyatukan berbagai macam perbedaan di negara ini. Oleh karena itu, junjunglah persatuan dan jangan terpecah belah dengan isu dan pemikiran yang mengarah pada pemikiran dan gerakan radikalisme,” kata dia.

Rahmat juga meminta agar siswa madrasah tersebut yang akan menyelesaikan studinya di MAN Model Palangka Raya bisa terus berkiprah dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tingggi.

“Lulus dari MAN Model bukan akhir pendidikan, tapi merupakan titik awal dari sebuah perjalanan. Teruskan untuk menjadi pemimpin besar bangsa di masa depan,” pesannya. (DEWI KENCANA WATY)