BORNEONEWS, Nanga Bulik - Makam mantan Ketua DPRD Lamandau dua periode (2004-2009 dan 2009-2014), Mozes Pause di Taman Makam Pahlawan (TMP) Km 14, Kecamatan Bulik ditemukan dalam kondisi terbuka berantakan. Padahal sehari sebelumnya makam dalam kondisi utuh seperti biasa.
"Minggu (16/4/2017) bertepatan dengan Hari Paskah, kami sekeluarga berziarah ke sini, kondisinya utuh seperti biasa, tidak ada apa-apa," kata Kariani, iseri almarhum, Senin (17/4/2017.
Didampingi sejumlah kerabatnya saat mengecek kondisi makan suaminya, Kariani mengaku tidak memiliki firasat apapun dengan kejadian pembongkaran makam suaminya ini. Ia bahkan terheran-heran karena pembongkaran dilakukan beberapa saat setelah ia keluarga berziarah.
Diberitakan, peristiwa pembongkaran makam ini baru terungkap setelah sang penjaga makam, M. Hidayat melihat kuburan dalam kondisi terbuka dan acak-acakan, Senin (17/4/2017) pukul 07.00 WIB.
Diketahui, almarhum Mozes Pause dikenal sebagai salahsatu tokoh pendiri Kabupaten Lamandau. Almarhum juga merupakan Ketua DPRD Lamandau du periode. Pria kelahiran Desa Merambang, Bulik Timur 6 Juli 1958 itu meninggal pada 26 Maret 2015 karena serangan jantung. (HENDI NURFALAH/B-6)








