BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 5.198 siswa yang tersebar di 33 SMK se-Kalimantan Tengah menjalani ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tahun 2017 secara serentak mulai Senin (3/4). Mata pelajaran yang diujinasionalkan hingga 6 April mendatang adalah matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan teori kejuruan

Kepala Bidang SMK, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Suladeri, selain 33 SMK yang melaksanakan UNBK secara mandiri, ada 20 SMK yang bergabung. Hal itu karena sekolah yang bersangkutan belum siap melaksanakan UNBK secara mandiri.

“Sedangkan SMK yang melaksanakan ujian nasional kertas pensil (UNKP) sebanyak 82 sekolah, dengan jumlah peserta sebanyak 3.257 siswa,” katanya, Senin (3/4), di Palangka Raya.

Suladeri menyatakan, pelaksanaan UN 2017 memiliki arti strategis bagi pihaknya. Sebab, tahun ini merupakan tahun pertama pelaksanaan UN pascapengalihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK/sederajat dari pemerintah kabupaten/kota kepada pemerintah provinsi.

Agar UN berjalan lancar, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk tetap mendukung pelaksanaan UN SMA/SMK/sederajat. Pihaknya pun terus mendorong peningkatan integritas melalui UNBK. Sehingga diharapkan tidak ada lagi terjadi kebocoran soal dan jawaban. (DEWI KENCANA WATY)