BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan (P4S) Karya Baru Mandiri, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, membutuhkan peningkatan infrastruktur.

Infrastruktur yang mendesak dibutuhkan adalah peningkatan jalan menuju lokasi pertanian terintegrasi. Selain itu pembangunan asrama untuk menampung peserta pelatihan.

Ketua P4S Karya Baru Mandiri, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Syahrian mengatakan, karena merupakan ikon pertanian terintegrasi di Kalimantan Tengah, peningkatan sarana dan prasarana sangat dibutuhkan, terutama jalan dan asrama.

Ia menjelaskan, untuk tahun 2017 ini P4S akan melaksanakan agenda penting seperti pelaksanaan Agri Training Camp (ATC) pada awal Juli serta pelaksanaan Prakerin yang melibatkan beberapa sekolah dengan jumlah peserta antara 60 hingga 80 peserta.

Tentu saja dengan keterbatasan sarana dan prasarana maka pihaknya merasa kesulitan untuk memberikan pelayanan maksimal. Walau begitu, P4S Karya Baru Mandiri telah sukses menyelenggarakan kegiatan prakerin, bahkan Minggu lalu, P4S melepas 22 peserta prakerin dari dua kabupaten yaitu Sukamara dan Seruyan.

" Alhamdulillah, pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap P4S Karya Baru Mandiri, kemarin konsultan sudah melakukan pengukuran terhadap rencana peningkatan jalan di kawasan P4S Karya Baru Mandiri," kata Syahrian. (KOKO SULISTYO/B-2)