BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pelayanan Samsat Keliling oleh Polres Kotawaringin Barat bekerjasama dengan Dispenda berkeliling ke pelosok-pelosok desa melayani pembayaran pajak dan perpanjangan STNK. Namun diakui Kasat Lantas Polres Kobar AKP Asdini Pratama Putra, animo masyarakat masih kurang antusias karena minimnya sosialisasi dan ketidaktahuan mereka.
"Program samsat keliling ini hanya melayani pembayaran pajak dan perpanjangan STNK per tahun, tujuannya supaya masyarakat tidak jauh-jauh lagi ke kantor Samsat Pangkalan Bun," ujar AKP Asdini Pratama Putra, di Pangkalan Bun, Selasa (18/4/2017).
Namun dalam pelaksanaannya kata dia, sementara ini antusiasme masyakarat masih kurang. Pasalnya, kendala informasi yang diterima masyarakat sekitar masih belum merata khususnya di perdesaan yang jauh dari pusat keramaian. Ia menjelaskan pelayanan jemput bola sendiri sudah berjalan empat bulan di empat kecamatan.
"Satu bulan satu kecamatan. Yang sudah ini antara lain Kecamatan Arut Utara, Pangkalan Lada, Pangkalan Banteng, dan Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam)," ujar dia.
Ia juga menyampaikan pelaksanaan ini untuk meningkatkan PAD Kobar tahun 2017. "Samsat Kobar sejak Januari berkeliling ke masing-masing kecamatan disesuaikan dengan hari pelaksanaan giat dan aktivitas masyarakat berdasarkan info dari camat dan kapolsek setempat," ulasannya lagi. (CECEP HERDI/N).








