BORNEONEWS, Palangka Raya - SMAN 5 Palangka Raya merayakan Paskah, Kamis (6/4). Acara memperingati kebangkitan Yesus Kristus di lingkungan sekolah itu berlangsung khidmat. Di bawah tenda besar merah putih, para siswa dan guru yang beragama Kristen berkumpul dan saling membaur.
Pdt Yulistri dalam khotbahnya mengingatkan siswa SMAN 5 agar saling berbagi kasih dan peduli terhadap sesama. Dengan sikap kasih dan peduli itulah niscaya kehidupan kita akan diberkati Tuhan.
Di tempat yang sama, Wakil Kepala SMAN 5 Jonkenedy menyebut, perayaan hari besar keagamaan itu merupakan bagian dari upaya mewujudkan tujuan pendidikan nasional sesuai undang-undang sisdiknas, yakni mewujudkan manusia yang beriman, bertaqwa, dan berbudi pekerti luhur.
“Mari kita tanamkan sikap saling peduli antarkeluarga besar sekolah ini. Kebersamaan dan kerja sama yang baik yang didukung oleh semua pihak tentu akan mendatangkan keberhasilan dan kebaikan bagi sekolah ini untuk saat ini dan masa mendatang,” katanya.
Perayaan Paskah diisi dengan ibadah dan dirangkai dengan lomba mencari telur Paskah. Perayaan paskah itu mengangkat tema “Sebab kematianNya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya dan kehidupannya adalah kehidupan bagi Allah (Roma 6:10)”. Sedangkan subtema “Perayaan Paskah untuk memampukan kita untuk lebih mengasihi dan peduli terhadap sesama”. (DEWI KENCANA WATY)








