BORNEONEWS, Sampit - Dua siswa SMA Negeri 1 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabrina Salwa Sabila dan Gusti Salsabila, akan mewaliki Indonesia dalam lomba peneliti muda di Jerman.
Keduanya menjadi duta Indonesia dalam kontes peneliti muda di Jerman berkat penelitiannya yang mengangkat potensi tanaman khas suku Dayak untuk kesehatan.
Penelitian yang dilakukan dua siswa kelas XI IPA-A itu mengangkat khasiat kulit kayu halaban (kallapapa). Penelitian itu berawal dari informasi salah satu guru di sekolah itu yang pernah mengetahui pengobatan tradisional.
Rasa penasaran itulah yang kemudian mendorong dua siswa tersebut, dibantu guru, mulai meneliti manfaat kulit kayu halaban. Mereka akhirnya berhasil membuktikan bahwa pengobatan tradisional itu dapat dibuktikan secara ilmiah karena ternyata kulit kayu halaban berpotensi membunuh bakteri penyebab radang amandel.
Penelitian itu berhasil mengantarkan Sabrina dan Salsabila menjuarai lomba peneliti muda di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Prestasi itu kemudian berlanjut ke tingkat nasional di Jakarta dengan meraih medali perak, sekaligus mendapat kepercayaan mewakili Indonesia pada lomba peneliti muda di Jerman.
“Selama ini orang banyak mengaitkan tanaman Dayak dengan kekuatan mistis, tapi tidak banyak yang tahu bahwa banyak manfaatnya. Ini salah satu upaya mengangkat kearifan lokal,” kata Sabrina di Sampit, Senin (10/4).
Menurut Sabrina, ia dan rekannya itu sudah dua kali mengikuti pembinaan di Bandung dan Jakarta. Mentornya berasal dari UGM, ITB dan UI. “Kami akan berangkat ke Jakarta pada 12 April, kemudian mengikuti pembinaan terakhir. Selanjutnya, berangkat ke Jerman pada 15 April untuk mengikuti lomba. Mudah-mudahan kami dapat hasil terbaik,” kata Salsabila.
Kepala SMA Negeri 1 Sampit Muhammad Darma Setiawan mengatakan, ini adalah prestasi ketiga yang diraih siswanya di tingkat internasional. Tahun sebelumnya, siswa sekolah itu juga mewakili Indonesia dalam lomba peneliti muda di tingkat ASEAN dan Asia Pasific.
Darma bersyukur karena SMAN 1 Sampit dapat mempersembahkan prestasi membanggakan bagi daerah dan negara. Banyaknya siswa beprestasi yang tertarik masuk ke sekolah itu menjadi salah satu modal dalam pengembangan pendidikan di sekolah tersebut.
Wakil Bupati HM Taufiq Mukri sangat bangga dengan prestasi yang dicapai Sabrina dan Salsabila. Dia berharap, kedua siswa tersebut bisa meraih prestasi tertinggi saat lomba di Jerman nanti.
“Ini hasil kerja keras semua pihak. Kita doakan supaya mereka mampu meraih prestasi yang membanggakan kita semua dan negara ini,” harap Taufiq didampingi Kepala Dinas Pendidikan Suparmadi. (ant/P2)








