BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Kapuas Masrani mengatakan organisasi yang dirinya pimpin tidak pernah menyatakan dukungan kepada siapapun yang menjadi calon pada pilkada 2018.
"Secara aturan dalam organisasi, Muhammadiyah tidak boleh dibawa ke ranah politik, apalagi jika ikut berpolitik praktis," ungkap Masrani, Rabu (19/4/2017).
Akan tetapi, lanjut dia, organisasi Muhammadiyah tidak mengatur individu anggotanya. "Kalau secara organisasi dilarang, akan tetapi untuk pribadi masing-masing silakan saja," ucap dia.
Masrani juga mengimbau masyarakat tidak terpecah-belah menjelang pilkada 2018, apalagi perjalanannya masih panjang.
"Saya tidak ingin pilkada 2018 yang masih lama tersebut menyebabkan perpecahan di pemerintahan kita, alangkah baiknya kita fokus untuk bekerja membangun dengan Bupati yang sekarang," ungkap Masrani yang juga menjabat sebagai Asisten II Setda Kapuas.
Pada intinya, sambung Masrani, dirinya tidak membenarkan statmen yang menyatakan Muhammadiyah mendukung salah satu pasangan calon dalam pilkada 2018. "Yang pasti jangan membawa-bawa Muhammadiyah dalam ranah politik. Muhammadiyah harus netral," pungkasnya. (HAMDI/B-3)








