BORNEONEWS, Sampit - Pondok Pesantren Al Fajar di Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotim memberikan nama unik untuk tempat sholat mereka, yakni Mushola Santri Kalong. Ternyata, ada cerita dibalik pemberian nama tersebut.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren, Maulana Ngatiman, Rabu (19/4/2017) mengatakan, nama itu sebagai simbolis berdirinya bangunan tersebut.
"Para santri Ponpes yang bekerja di siang hari, malamnya baru beraktivitas sebagai santri. Sehingga diresmikan dengan nama Mushola Santri Kalong," ujarnya, Rabu (19/4/2017).
Pemberian nama tersebut berdasarkan pada kegiatan para santri atau jamaahnya, yang sebagian besar santri pada siang hari bekerja seperti masyarakat pada umumnya. Barulah malam hari belajar layaknya seorang santri.
Tiang di Mushola Al Fajar menggunakan batang pohon kayu dengan bentuk aslinya, lalu diberi warna dengan cat. Membuatnya kelihatan berbeda dari tempat ibadah sewajarnya.
Di salah satu sisi bangunan, terdapat petuah dengan kata-kata bijak yang bermanfaat, doa, serta tulisan yang berbunyi "Mushola ini karya santri kalong Pondok Pesanteren Al Fajar yang didukung sekitar 100 orang". Kalimat itu ditulis pada belahan batang kayu yang besar. (NOOR ANNISA)








