BORNEONEWS, Sampit - Saat ini, nelayan yang berada di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sedang giat-giatnya memburu udang lipan atau dikenal masyarakat sekitar udang kepek.
Pasalnya, saat ini udang jenis udang itu harganya tinggi, laku keras dan permintaan dari para pengepul cukup tinggi. Hal itu membuat nelayan berlomba-lomba untuk mencari udang jenis tersebut.
“Harga per ekor saja Rp30 ribu hingga Rp40 ribu, jadi itulah yang membuat nelyan sangat memburu udang tersebut,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Desa Ujung Pandaran Muslih kepada Borneonews, Jumat (21/4/2017).
Menurut Muslih, harga udang lipan yang sangat tinggi, dibandingkan harga hasil laut lainnya. Untuk penjualannya, nelayan tidak terlalu khawatir karena udang tersebut sudah banyak pengepul yang memesan. “Pembelinya sudah ada yang nunggu, jadi setiap kali nelayan menepi membawa udang tersebut, maka akan langsung habis terjual,” kata Muslih.
Ia menjelaskan perburuan udang lipan itu terjadi sekitar dua bulan belakangan. Sebab para nelayan baru mengetahui bahwa udang tersebut sangat mahal dijual.
“Kalau dulu mereka mengira udang kepek atau lipan itu tidak bisa dimakan, sehingga kalau tersangkut di jaring langsung mereka buang saja kelaut. Namun saat ini mereka kembali memburu udang tersebut,” terang Muslih. (MUHAMMAD HAMIM/B-8)
Harga Mahal, Udang Lipan Jadi Buruan Utama Nelayan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Komentar (0)
Memuat komentar…







