BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati terpilih Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) periode 2017-2022 Hj Nurhidayah berkomitmen akan mengembangkan pohon ulin yang kini sudah langka keberadaannya.

"Program saya ke depan, saya akan melestarikan tanaman lokal berupa pohon ulin. Pohon tersebut sudah langka saat ini," ujar dia, Minggu (23/4/2017).

Ia menyatakan program penanaman pohon ulin akan dirasakan 20 sampai 30 tahun ke depan. Generasi penerus dikatakannya harus mengetahui wujud jenis pohon ulin bukan hanya dari buku atau gambar.

"Generasi muda kita kelak jangan hanya mendengar saja dari cerita bahwa kita punya pohon ulin, mereka harus bisa melihat dan ikut mengembangkan nantinya," imbuhnya.

Program kerja bupati terpilih nanti bukan hanya gerakan menanam pohon. Tapi juga program jumat bersih yang diakuinya akan konsisten selama kepemimpinannya membangun bumi marunting batu aji.

"Program penanaman pohon juga tidak hanya akan saya lakukan, tapi sudah saya lakukan di eks TPA seluas 30 hektare pada peringatan hari bumi tahun 2017 di Kobar," jelasnya. (CECEP HERDI/B-5)