BORNEONEWS, Muara Teweh - Operasi katarak gratis yang diprogramkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) tahun 2017 ini mendapatkan kuota 70 orang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng). Jatah awal 50 orang dan kemudian dinegoisasi oleh Pemkab Barut hingga ditambah 20 orang lagi.

Sedangkan jumlah warga Barut yang mendaftar sebagai pasien mencapai 167 orang. Bupati8 Barut Nadalsyah menyatakan, kelebihan jumlah pasien ini akan dibiayai oleh Pemkab Barut. “Kita tidak membatasi, kalau ada lebih dari jumlah yang ditetapkan Pemkab Barito Utara yang akan menanggung semua biaya operasinya,” kata Nadalsyah kepada Borneonews, Selasa (25/4/2017).

Nadalsyah menjelaskan dari 167 orang yang telah terdaftar sebelumnya, sampai saat ini hanya 140 orang yang melakukan pendaftaran ulang dan pemeriksaan. "Namun masih belum tahu berapa peserta yang harus dioperasi, karena harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu,” imbuh dia.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Robansyah mengatakan dalam kegiatan operasi katarak gratis ini ada 167 yang telah mendaftar namun mereka terlebih dahulu melewati pemeriksaaan dan dikontrol apakah layak untuk mengikuti operasi katarak atau tidak.

“Cuma belum dicek final berapa yang dapat menjalani operasi, kelebihan dari target pasien akan tetap dilayani oleh dokter yang ada,” kata Robansyah. (RAMADHANI/B-8)