BORNEONEWS, Pulang Pisau- Belum adanya asrama mahasiswa di Kota Palangka Raya masih menjadi persoalan bagi mahasiswa Pulang Pisau yang menempuh perkuliahan di Kota Cantik itu. Meski sudah disediakan rumah di Jalan Tilung III Kota Palangka Raya oleh Pemkab Pulang Pisau.
Namun menurut mahasiswa, bangunan itu tidak layak dan tidak representatif untuk ditempati mahasiswa asal Pulang Pisau yang saat ini jumlahnya 500 orang. "Itu hanya kaplingan tanah yang ada rumah berkonstruksi kayu, setelah kami cek kondisinya tidak enak, dan tidak layak dijadikan asrama," kata Muhammad Amrulah salah satu mahasiswa Pulang Pisau yang kuliah di Palangka Raya kepada Borneonews, Selasa (25/4/2017).
Amrulah juga mengundang para anggota DPRD untuk bisa dapat mengecek kondisi bangunan yang saat ini dijadikan asrama mahasiswa tersebut. "Itu hanya pembelian kaplingan tanah yang ada rumahnya," sebutnya.
Ia berharap agar Pemkab Pulang Pisau dapat merealisasikan bangunan asrama sebagaimana yang dimaksud pada saat pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan mahasiswa."Selama ini jika akan melaksanakan rapat kita menggunakan fasilitas seadanya, kalau tidak di kampus kita gunakan taman kota, ini kita sampaikan biar Pemerintah Daerah tahu kondisi yang sebenarnya," kata dia.
Menurut Amrulah idealnya mahasiswa memiliki asrama, karena semua mahasiswa dari daerah yang kuliah di Palangka Raya hanya mahasiswa Pulang Pisau kondisinya memprihatinkan karena tidak memiliki wadah yang bisa digunakan untuk berkumpul. "Ini menjadi salah satu usulan utama kita untuk dapat direalisasikan Pemerintah Daerah, selain itu juga kita mengharapkan ada bantuan beasiswa. Namun yang paling utama asrama putra dan putri untuk mahasiswa ini," ujarnya.(JAMES DONNY/B-8)
Mahasiswa Sebut Rumah untuk Asrama di Palangka Raya Tidak Layak
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
UMKM Pulang Pisau Disiapkan Payung Hukum untuk Pengembangan Usaha
DPRD Pulang Pisau Akhirnya Sepakati KUPA dan PPAS Perubahan 2026
DPRD Pulang Pisau Tunda Paripurna KUPA-PPAS Perubahan karena Tunggu Petunjuk Dana Karhutla
Dua Raperda Pulang Pisau Disinkronkan, Fokus UMKM dan Perlindungan Petani
Nyolong Inga Simon Dorong Padi Lokal dan Usaha Berbasis Potensi Daerah di Pulang Pisau
DPRD Pulang Pisau Bahas Pencabutan Perda LPMK
Komentar (0)
Memuat komentar…







