BORNEONEWS, Sampit - Dalam rangka memeriahkan Sampit Expo 2017 di Kotawaringin Timur (Kotim), salah satu rangkaian acara yang digelar yakni, Festival Tari Kreasi Kalimantan Tengah yang diikuti 21 peserta dengan menyuguhkan berbagai macam kreasi tarian. "Dari 21 peserta, beberapa ada yang berasal dari kecamatan di luar Kota Sampit," sebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim, Fajrurrahman, Rabu (26/4/2017).
Menurut Fajrurahman, jenis tari yang diusung bisa tari pedalaman ataupun tari pesisir, yang terpenting bagaimana cara mengkreasikannya agar terlihat memukau dan menghibur.
Peserta yang ikut juga dari banyak kalangan, anak-anak hingga dewasa dipersilakan berkreasi dengan memadupadankan gerakan tari yang indah. "Sebagian tampil sebagai pelajar untuk mewakili sekolahnya, sebagian ada yang mewakili sanggar," imbuh Fajrurrahman.
Kepala Disbudpar Kotim tersebut mengakui, kompetisi tari daerah yang telah digelar merupakan hal yang membanggakan, sebab banyak penari muda yang merupakan cikal bakal penerus bangsa.
"Harapan saya, agar ke depan kreasi tari bisa lebih dikembangkan. Bagi kami, pihak Disbudpar ini merupakan responsif dari masyarakat Kotim yang harus diperhatikan terkait perkembangan dan pembinaan, dan merupakan tantangan bagi kami untuk terus melestarikan,"pungkasnya. (NOOR ANNISA/B-2)
21 Peserta Festival Tari Daerah Suguhkan Beragam Kreasi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wadi, Cita Rasa Fermentasi Khas Kalteng yang Menyimpan Peluang Ekonomi
Liang Saragi, Harapan Baru Wisata Alam dari Desa Ampari Barito Timur
Orangutan Ira Temukan Rumah Baru di Hutan Rimba Setelah Selamat dari Karhutla Kotim
Asap Karhutla Hantam Wisata Riam Tinggi, Lima Trip Wisatawan Batal
Sungai Melawen dan Candi Wakili Kalteng di Ajang Desa/Kelurahan Berprestasi Nasional
Indonesia Juara Umum ISCG 2026 di Pakistan
Komentar (0)
Memuat komentar…







