BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Tengah menjalankan fungsi pengenalan kebanksentralan kepada para pelajar dan guru. Seperti yang dilakukan Kepala BI Perwakilan Kalteng Wuryanto dalam kegiatan Edukasi Kebanksentralan pada Guru SMA se-Kota Palangka Raya di Ruang Betang Hapakat Kantor BI Kalteng, Rabu (26/4/2017).
Sekitar 100 guru dan siswa SMA di Palangka Raya diundang untuk mengikuti sosialisasi itu. Banyak pertanyaan dari para guru dan siswa dalam kegiatan tersebut. Salah satunya dari Suluh I Lambung, guru ekonomi di SMAN 2 Palangka Raya.
"Di SMA itu ada pelajaran juga tentang BI. Tapi jujur saja saya juga kurang paham menjelaskannya kepada siswa. Karena sebelum materi tentang BI, lebih dahulu ada materi tentang inflasi. Kami bingung apa peran BI terhadap pengendalian inflasi ini," tutur Suluh.
Pertanyaan itu langsung mendapat jawaban dari Wuryanto. Menurut Kepala BI Perwakilan Kalteng, jika sekolah kesulitan menjelaskan tentang BI kepada siswa, dipersilakan untuk mengundang pegawai BI ke sekolah.
"Silakan sekolah mengundang BI, kami akan datang dan tidak perlu dibayar. Karena kami juga tidak diperkenankan menerima bayaran. Kalau siswanya dibawa ke kantor BI maksimal ruangan hanya 100, kalau kami yang ke sekolah malah kami minta dikumpulkan saja siswa sebanyak-banyaknya," kata Wuryanto.
Ia melanjutkan, pada 2016 lalu, BI fokus melaksanakan sosialisasi dengan datang ke sekolah. Sedangkan tahun ini sosialisasi tetap dilaksanakan, namun pihak sekolah yang diundang ke kantor BI. "Kalau ada yang mengundang kami untuk datang ke sekolah justru kami senang. Kami jadi bisa berbagi kepada siswa langsung," katanya. (TESTI PRISCILLA/B-3)








