BORNEONEWS, Muara Teweh – Polres Barito Utara menggelar kegiatan rapat koordinasi pembentukan gerakan mahasiswa dan palajar anti narkoba (Gempar) di aula Anggrawina Jagratara Mapolres Barut, Rabu (26/4/2017). Dalam rapat koordinasi tersebut melibatkan pihak, Dinas Pendidikan, DPRD, Dinas Kesehatan, serta pihak sekolah dan instansi terkait lainnya.

Kapolres Barito Utara, AKBP Tato Pamungkas Suyono SIK mengatakan, rencananya program Gempar ini akan diluncurkan pada 2 Mei 2017 yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Gempar ini, lanjut Tato, akan diisi oleh mahasiswa dan pelajar sebagai agen atau anggotanya. “tentunya tim ini juga harus didampingi oleh guru dan pihak kepolisian sebagai pembinanya” terang orang nomor satu di Polres Barito Utara itu.

Pembentukan program Gempar ini juga akan berkoordinasi dengan pihak komite sekolah, serta beberapa unsur terkait lainnya, sehingga program ini dapat berjalan sesuai dengan harapan. Nantinya, setiap agen atau anggota Gempar ini akan diberikan pin yang menggambarkan bahwa mahasiswa dan pelaajar tersebut bebas dari narkoba. 

Ia berharap setiap agen ini mampu memberikan perubahan serta dapat manjadi motivasi bagi pelajar dan mahasiswa lainnya, juga diharapkan masyarakat untuk menghindari narkoba dan obat terlarang lainnya. “Apabila anggota Gempar ini mengetahui ada hal-hal yang berbau dengan obat terlarang dan narkoba, agar memberitahukannya kepada Kepolisian agar dapat ditindak lanjuti” pungkasnya. (RAMADHANI/B-8)