BORNEONEWS, Palangka Raya – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau kepala badan perencanaan pembagunan nasional (Bappenas) RI, Bambang Brodjonegoro menekankan prinsip penggunaan anggaran agar tidak lagi konvensional atau menggunakan prinsip lama. yang penting anggaran dikeluarkan mengikuti rutinitas program berjalan.
Sebaliknya menurut Bambang, penyusunan rencana kerja pemerintah (RKP) 2018 harus menggunakan prinsip ‘money follow program’ atau pengeluaran anggaran harus fokus mengikuti seberapa kualitas program yang akan dikerjakan. Dengan demikian, tidak ada lagi aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat perencana menyimpulkan bahwa program kegiatan bisa dikerjakan jika ada anggaran disediakan. Sehingga fokus pengeluaran anggaran adalah fokus mendanai prioritas dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.
“Jadi harus menggunakan prinsip ‘money follow program’ dan bukan sebaliknya seperti yang selama ini dilakukan. Yang penting program berjalan seperti itu sudah tidak waktunya lagi,”ungkapnya pada saat pembukaan Musrenbangnas 2017 di Ruang Rapat Birawa Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto Jakarta Selatan, Rabu (26/4/2017).
Mantan Menteri Keuangan tersebut juga mengatakan, tema pembangunan 2018 menekankan pada investasi dan percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi serta sekaligus mengurangi ketimpangan yang ada, baik antara individu maupun antara wilayah. (ROZIQIN/B-8)








