BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sampai saat ini baru 50 persen pengelolaan administrasi dan keuangan desa di Kabupaten Kapuas mengalami peningkatan. Masalah disebut masih berkutat pada sumber daya manusia (SDM)-nya.

"Sampai saat ini baru 50 persen perangkat daerah yang sudah memahami pengelolaan alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD). Tetapi masalah yang dihadapi sekarang masih minimnya SDM pada perangkat desa," kata Jhon Phita Kadang Kepala Bidang Pemerintah Desa dan Kelurahan. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas, Kamis (27/4/2017).

Untuk mengatasi permasalahan itu, DPMD menurunkan tim satgas untuk membantu operator ke desa-desa. "Setiap operator desa selalu diikutsertakan di dalam pelatihan bimbingan teknis di provinsi, terkait penggunaan sistem aplikasi dana desa. Dan ini merupakan angkatan kedua," bebernya.

Dia berharap,dengan adanya pendampingan desa ini,dapat memberikan informasi baik dari desa ke pihak DPMDes dan sebaliknya,agar permasalahan yang di hadapi dilapangan ada solusinya.

"Saya berharap ke depan ada komunikasi yang baik selalu terjalin sehingga pelanggaran di lapangan oleh kepala desa jangan sampai terjadi dan berusam dengan hukum," pungkasnya. (DJIMMY NAPOLEON/B-10)