BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dari sejumlah sekolah tingkat menengah di Kabupaten Lamandau, terbukti hanya tiga sekolah saja yang menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 2017 ini.

"Kami mengetahui bahwa sejumlah sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK karena keterbatasan jumlah komputer serta tidak semua siswa mampu mengoperasionalkannya," jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Didisbud) Kabupaten Lamandau, Meigo di ruang kerjanya, Kamis (6/4/2017).

Menurut Meigo, di luar tiga sekolah tersebut, semuanya masih menerapkan Ujian Nasional secara manual. Sedangkan tiga sekolah menengah yang sudah menerapkan UNBK, yakni SMAN-1 Bulik, SMKN-2 Bulik Kecamatan Bulik, dan SMAN-1 Menthobi Raya Kecamatan Menthobi Raya.

Ia menjelaskan, untuk sejumlah sekolah yang masih belum menerapkan UNBK, karena terkendala pada jaringan fasilitas komputer belum memadai. Selain komputer belum siap, juga ada siswa yang belum tahu menggunakannya.

“Bagi sekolah yang belum mampu menerapkan UNBK, maka pelaksanaan ujian nasionalnya masih menggunakan kertas,” ucapnya.

Menurut dia, alasan sekolah menengah lain yang masih menerapkan UN secara manual lantaran fasilitas komputer masih belum mencukupi.

“Karena idealnya untuk satu sekolah harus menyediakan fasilitas komputer sepertiga dari jumlah seluruh siswa,” jelas dia.

Selanjutnya sekolah yang melaksanakan UN serentak dimulai pada 3 April 2017, yaitu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sedangkan untuk tingkat SMA pada 10 April nanti.

Pada 2017 ini, sebut dia, untuk peserta UN secara keseluruhan berjumlah 3.867 siswa. Dari jumlah itu, terdiri dari SD/MI sebanyak 1.667 orang, SMP 1.317 orang, SMA/MA 524 orang, SMK 249 orang. “Sedangkan untuk paket B dan C sebanyak 110 orang,” ujar Meigo.

Ketika disinggung kemungkinan adanya kebocoran soal ujian nasional, Meigo langsung menimpali bahwa UN kali ini di daerahnya berjalan lancar dan aman.

“Demikian saat pendistribusian soal ujian nasional ke seluruh sekolah juga berjalan aman dan lengkap,” kata dia.

Sebelumnya, hari pertama ujian nasional, Sekda Lamandau meninjau dua sekolah, yaitu SMK Negeri 1 Bulik dan SMK Negeri 2 Bulik. Saat itu, ia didampingi Kepala Disdikbud Meigo, Sekretaris Dikbud Masri, hingga kasubag penyelenggara tugas pembantuan dinas tersebut.

Sekda Arifin LP Umbing berharap, para siswa peserta UN dapat melaksanakan dengan lancar agar bisa lulus dan meraih nilai yang baik.

Bagi para guru juga diharapkan agar melakukan pengawasan dengan baik dan jujur, serta adil tanpa ada kecurangan apapun. (HERIYADI)