BORNEONEWS, Nanga Bulik - Tidak kurang dari 20 orang jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Lamandau, Kamis (6/4), mengikuti sosialisasi kesehatan dan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahap I.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (kemenag) setempat, melibatkan tim kesehatan haji daerah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau.
Salah seorang anggota tim sistem informasi komputerisasi kesehatan (siskokes) haji, Gt Firdaus, menganjurkan agar calon haji bisa menjaga kesehatan. Sehingga pada saat menunaikan ibadah haji nantinya bisa secara khusyu.
"Bagi yang merokok, mulai sekarang harus ditinggalkan. Kalau ada anggota keluarga yang perokok, jangan boleh merokok di dalam rumah," ungkapnya.
Karena, lanjutnya, sebenarnya asap rokok itu justru lebih berbahaya bagi perokok pasif atau orang yang tidak merokok secara langsung namun menghirup asap rokok.
Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyarankan agar JCH bisa rutin melakukan olah raga atau aktivitas fisik setiap hari, seperti halnya berjalan kaki.
"Latihan jalan kaki sangatlah penting bagi para JCH. Sebab, nantinya pada saat melaksanakan ibadah, khususnya jalan dari bukit Shafa dan Marwah, harus dilakukan dengan jalan kaki," kata dia.
Sementara itu, terkait pelunasan BPIH tahap I, para JCH bisa melakukannya mulai tanggal 10 April sampai dengan 5 Mei 2017 mendatang.(GANDHI NUSWANTARA)








