BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pada 2017 ini, di Kabupaten Lamandau sedikitnya ada 12 sekolah setingkat SLTA yang menyelenggarakan ujian nasional (UN). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten setempat, menjamin keamanan naskah soal UN.

Dari 12 sekolah penyelenggara UN tersebut, hanya dua sekolah yang menerapkan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), yakni SMAN 1 Bulik dan SMAN 1 Menthobi Raya.

Sedangkan sisanya masih menerapkan ujian nasional seperti pada tahun-tahun sebelumnya, yakni berbasis pensil dan kertas.

Karenanya, khusus di sekolah yang masih menerapkan UN berbasis pensil dan kertas, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menjamin keamanan naskah soal-soal UN.

Hal itu seperti disampaikan Kepala Dinas Dikbud Lamandau, Meigo, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (11/4/2017).

"Kita jamin naskah soal UN di Lamandau aman dan tidak ada kebocoran," ungkapnya.

Ia menyebut, selain bekerjasama dengan pihak kepolisian pada saat pendistribusian naskah soal UN ke sekolah-sekolah, penyimpanan di sekolah juga dalam pengawasan ketat.

"Di sekolah, naskah soal UN disimpan di ruang kepala sekolah. Kemudian juga ada petugas kepolisian yang standby untuk menjaga kemananannya," jelasnya.

Bahkan, Meigo juga mengaku telah secara tegas meminta kepada pihak sekolah untuk bersama-sama menjaga naskah soal UN.(GANDHI NUSWANTARA)