BORNEONEWS, Muara Teweh – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Said Ismail mengatakan, saat ini sudah tidak zamannya lagi pendidikan terasa sebagai penderitaan, guru harus bisa membuat suasana sekolah menjadi menyenangkan.

Menurut Wagub, sekolah yang menyenangkan yakni sekolah semua pihak ikut terlibat, baik guru, siswa maupun orang tua ikut mendukung dalam proses pembelajaran dan menjadi teladan bagi kemunitasnya, termasuk lingkungannya.

“Sekolah yang menyenangkan juga mampu memberikan pembelajaran yang bermakna, bermanfaat dan relevan dangan kehidupan siswa dan masyarakat” imbu Habib Said Ismail.

Saat ini, kata dia, kemajuan ilmu dan teknologi sudah begitu luar biasa, ini juga menjadi tantangan bagi guru untuk bisa mengembangkan diri agar tidak ketinggalan, terutama dalam penguasaan komputer dan internet.

Ia menegaskan semua upaya ini dilakukan untuk memudahkan bagi seorang guru untuk mengakses semua informasi yang berkaitan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, juga agar guru bisa mempersiapkan siswa-siswinya menghadapi ujian nasional berbasis komputer.

“Ini sudah menjadi program nasional agar kedepan Kalimantan Tengah bisa melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) ini lebih siap dan lebih banyak lagi sekolah yang mengikutinya” jelas Habib.

Wabup menyampaikan melalui ilmu pengetahuan dengan penguasaan ilmu IPTEK (ilmu dan teknologi) yang dilandasi IMTAQ mampu meretas kemiskinan dan kebodohan.(RAMADHANI/B-8)