BORNEONEWS, Muara Teweh – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Said Ismail berpesan kepada Masyarakat agar segera melapor ke pemerintah, apabila di lingkungannya ada aliran dan ajaran yang bertentangan dengan kebiasaan yang ditentukan atau diduga sesat.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan peringatan Isra Miraj yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) melalui Seksi Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Utara di Water Front City (WFC), Jumat (28/4/2017) malam.
Dalam tausiyahnya, Habib Said Ismail mengatakan Isra dan Miraj adalah perjalanan suci Nabi Muhammad SAW dari tempat suci ke tempat suci untuk menerima perintah Salat lima waktu dalam sehari semalam.
Oleh karena itu, perintah Salat merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan, karena perintah Salat diterima Nabi Muhammad secara langsung dari Allah SWT. Salat adalah kewajiban ibadah yang pertama akan dihisaf, kalau Salat seseorang baik maka baik pulalah amal ibadah yang lain.
Ia juga menyampaikan pada bulan Syaban ini masyarakat diminta memperbanyak mengucapkan sholawat atas Nabi agar mendapat syafa'at di akhirat kelak, karena safa'at Nabi akan biberikan kepada umatnya yang banyak memgucapkan sholawat semasa masih hidup.(RAMADHANI/B-8)
Masyarakat Harus Laporkan Aliran Diduga Sesat
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







