BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pada 2017 ini, Pemerintah Kabupaten Lamandau memprioritaskan pembangunan infrastruktur di daerah perkotaan, kecamatan, dan desa. Saat ini, pengerjaan sejumlah proyek tersebut terus digejot.
"Sejumlah proyek infrastruktur itu diprioritaskan guna menunjang program pemerintah dalam menata kota,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Daerah (PUD) Lamandau Ray Paskan, Senin (17/4/2017).
Menurut dia, ini salah satu program prioritas Pemkab Lamandau karena akan memberi dampak multiplier effeck untuk masyarakat setempat.
“Pembangunan infrastrukturnya akan dikerjakan tahun ini di antaranya, penataan daerah Kota Nanga Bulik, kecamatan, hingga jalan dan jembatan di wilayah perdesaan,” jelas dia.
Sekarang ini, lanjut dia di daerah perkotaan setempat sedang dibangun infrastruktur alun-alun yang mantinya sebagai akses penunjang sektor pariwisata.
“Sedangkan infrastruktur lainnya akan difokuskan di semua kecamatan hingga desa yang dikonsentrasikan pemantapan akses jalan,” ujar Ray.
Ia berharap pembangunan alun-alun di kota itu dapat diselesaikan sesuai rencana. Sehingga diharapkan pada 2018, alun-alun sudah bisa dioperasionalkan.
“Dalam pengerjaan proyek alun-alun ini, selain jalan, juga drainase,” terang dia.
Selain itu, lanjut Ray, kegiatan infrastruktur baik jalan maupun jembatan di perkotaan dan desa, pihaknya tidak akan menunda-nunda lagi.
“Hal ini dimaksudkan agar penyerapan anggaran bisa terlaksana dengan baik, sehingga masyarakat dapat melihat hasilnya,” tukasnya.
Menurut dia, apabila kegiatan itu tertunda, bakal berpengaruh pada kualitas pekerjaan. Pasalnya, apabila masuk musim penghujan, maka waktu pekerjaan efektif akan hilang.(HERIYADI)








