BORNEONEWS, Pulang Pisau- Sebagai ujung tombak pendidikan agama, guru mengaji yang mengajar tanpa pamrih terus diperhatikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau. Demikian dikatakan Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo saat membuka Penataran Ustaz/Ustazah TK/TP Al Quran, di aula Kementerian Agama Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (29/4/2017).

"Saya pada 2015 berdiskusi dengan BKPRMI tentang guru-guru mengaji yang mau mengajar tanpa pamrih, sebagaima yang kita ketahui bahwa guru-guru mengaji ini adalah ujung tombak, " kata Bupati.

Secara bertahap, kata Edy, Pemerintah Daerah sudah bisa memberikan insentif yang selalu dinaikan, dan juga jumlah pengajar selalu ditambah. "Seperti yang kita ketahui, pada tahun 2015 ada 114 orang tenaga pengajar dengan insentif per bulan Rp125 ribu tahun 2016 ada 200 orang tenaga pengajar dengan insentif perbulan Rp200 ribu dan tahun 2017 ada 300 orang pengajar dengan insentif perbulan Rp300 ribudan jumlah itu akan terus kita tambah akan mencukupi kouta yang di butuhkan, " kata Edy.

Bupati berharap dengan adanya penataran-penataran seperti ini, ustadz dan ustadzah dapat memperdalam ilmu mengajar dan lebih semngat lagi dalam mendidik anak-anak. Ia juga berharap BKPRMI terus bisa berkoordinasi terkait acara-acara seperti ini dan tentunya pemerintah daerah selalu mensuport kegiatan seperti ini.

"Pemerintah daerah juga sangat berterima kasih dengan adanya acara seperti ini dan akan sangat membantu dalam menjadikan generasi muda yg berilmu dan bertakqwa, " kata Bupati.(JAMES DONNY/B-8)