BORNEONEWS, Nanga Bulik - Polres Lamandau membentuk lima Unit Kelompok Lengkap (UKL) melakukan patroli dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama hari buruh se-dunia 1 Mei 2017 hari ini.

Hal tersebut sebagai langkah antisipatif dalam mencegah adanya aksi domontrasi yang tidak terorganisir yang dikhawatirkan mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat.

"Kita bentuk lima UKL untuk patroli secara bergiliran, masing-masing UKL yang berpatroli dan menyisir daerah perkotaan ini diawakil sedikitnya tiga perwira polisi," kata Wakapolres Lamandau Kompol Imam Riyadi, saat dibincangi usai memimpin Apel Siaga Satu May Day, Senin (1/5/2017).

Imam menyebut, dibentuknya UKL merupakan salah satu bentuk upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan di tengah masyarakat dari elemen dari pihak-pihak yang tidak terorganisir.

"Polres sudah koordinasi dengan KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Cabang Lamandau, yang intinya diketahui bahwa buruh yang tergabung dan berafiliasi dengan KSPSI tidak melakukan aksi demonstrasi pada May Day tahun ini," katanya.

Dari pantauan borneonews.co.id, UKL yang dibentuk langsung melakukan patroli secara bergiliran dengan objek mulai dari fasilitas umum, pusat pemerintahan hingga kantor-kantor milik swasta.

Setiap UKL melakukan patroli dengan pembagian tugas giliran setiap dua jam sekali, kegiatan tersebut direncanakan berakhir hingga pukul 24 malam nanti. (HENDI NURFALAH/B-5)