BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng menggelar Lomba Ketrampilan Siswa SMK tingkat Provinsi Kalteng 2017. Kegiatan ini digelar sebagai langkah mengembangkan iklim berkompetisi bagi siswa SMK dalam rangka terpilihnya siswa yang berprestasi sesuai dengan kompetensi keahliannya pada tingkat provinsi.
Ketua panitia kegiatan Ferry Toewak mengatakan, kegiatan ini memperlombakan sejumlah bidang lomba seperti teknologi dan rekayasa yang terdiri 10 bidang lomba, bisnis dan manajemen terdiri dua bidang lomba, pariwisata terdiri enam bidang lomba.
Selain itu, untuk bidang lomba seperti agribisnis dan agroteknologi terdiri tiga bidang lomba dan teknologi dan informasi yang terdiri empat bidang lomba.
Fery juga mengatakan, LKS SMK ini digelar mulai 17-20 April 2017, dengan empat lokasi lomba yaitu SMKN 1 Palangka Raya, SMKN 2 Palangka Raya, SMKN 3 Palangka Raya,d an SMK Karsa Mulya. Dengan peserta sebanyak 168 siswa-siswi perwakilan SMK di Kabupaten/kota se Provinsi Kalteng.
“Kegiatan ini juga digelar untuk meningkatkan citra SMK melalui unjuk kemampuan dan prestasi siswa SMK di bidang kejuruan serta meningkatkan kreatifitas dan ketrampilan siswa SMK pada masing-masing satuan pendidikan,” jelas dia.
Ia juga mengatakan, melalui kegiatan ini terpilihnya siswa-siswi SMK yang terbaik untuk mewakili Provinsi Kalteng untuk mengikuti LKS tingkat nasional.
Sedangkan untuk juri pada lomba ini dari juri pusat sebanyak 26 orang yaitu dari P4TK Malang, P4TK Sawangan Jakarta,d an P4TK Cianjur, PIKA Semarang, Bina Nusantara Jakarta serta juri daerah sebanyak 49 orang serta dari dunia usaha/dunia industri.
Sementara Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Suladeri mengatakan, sekolah kejuruan digelar untuk mencetak lulusan yang siap kerja, trampil, dan berdaya saing. Untuk itu, sekolah kejuruan membekali peserta didiknya dengan ketrampilan – ketrampilan tertentu agar kelak setelah menyelesaikan pendidikan dapat bersaing, baik sebagai pekerja didunia usaha/dunia industri (DU/DI) maupun sebagai wiraswasta.
Sehingga dalam rangka menjawab tantangan dan peluang pada tahun-tahunmendatang, maka salah satu target pembinaan untuk menjadikan SMK lebih profesional merupakan hal yang sangat wajar dan realistis.
Sebab, dengan standar yang demikian, tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak siap bersaing dan bersanding dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia dalam bidang apapun, salah satunya yaitu dengan pembinaan siswa LKS SMK.
“Kegiatan LKS SMK ini merupakan perwujudan dari upaya pembinaan terhadap peserta didik SMK dan dari kegiatan ini kita dapat mengevaluasi dan menindaklanjuti sejauhmana ketercapaian kompetensi yang diperoleh peserta didik,” pungkas dia. (DEWI KENCANA WATY)








