BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah pedagang pasar Mangkikit Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, datang membawa sayur ke DPRD Kotim. Para pedagang datang ke gedng DPRD setelah rapat dengar pendapat (RDP) yang mereka ajukan tidak pernah ditanggapi.
"Sudah tiga kali kami ajukan surat untuk RDP agar masalah pasar Mangkikit ini diselesaikan, namun oleh Komisi II DPRD Kotim belum ada tanggapan sampai saat ini, makanya kami bawa sayur ke sini, untuk menanyakan kapan kepastian RDP bisa dilaksanakan," kata H Ahmad Saleh, Ketua Pasar Mangkikit, saat di DPRD Kotim, Selasa (2/5/2017).
Menurut Saleh, mereka meminta agar dilakukan RDP karena progres pasar baru itu sampai kini terhenti lagi. Sementara pedagang mengaku sudah tidak betah lagi berjualan di pasar yang sekarang yakni di komplek Kodim Sampit karena kondisinya sudah tidak layak lagi.
"Kami hanya minta kepastian saja kapan pembangunan itu bisa dilanjutkan, karena sejak 2013 lalu pasar Mangkikit belum juga selesai," ucapnya.
Padahal menurut Saleh, janjinya dulu kepada mereka, para pedagang direlokasi setahun sampai Pasar Mangkikit selesai. Namun sampai saat ini, kelanjutan pengerjaan masih jauh dari yang diharapkan.
Saleh melanjutkan, mereka sudah pernah sekali difasilitasi melalui DPRD Kotim yakni pada 2014 silam untuk menanyakan kejelasan pembangunan Pasar Mangkikit. Namun hingga kini tidak ada kejelasan lagi hingga mereka minta difasilitasi lagi DPRD Kotim. "Namun tiga kali kami ajukan dewan tidak merespon," tandasnya. (NACO/B-2)
RDP Pasar Mangkikit Tidak Ditanggapi, Pedagang Bawa Sayur ke DPRD Kotim
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







