BORNEONEWS, Sampit - SMPN I Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur merupakan satu-satunya sekolah yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
"Iya, kami merupakan satu-satunya sekolah yang melaksanakan UNBK, dan pada hari pertama ini berjalan lancar dan tidak ada gangguan," ujar Kepala Sekolah SMPN I Sampit Maspa Puluhulawa, Selasa (2/5/2017).
UNBK yang akan dilaksanakan selama tiga hari ke depan diikuti sebanyak 289 siswa. Di mana tidak ada dari mereka yang absen dan semua hadir untuk mengikuti ujian tersebut.
Dalam pelaksanaan UNBK di SMPN 1 dapat berjalan lancar. Kekhawatiran akan pemadaman listrik sudah teratasi. Karena mereka dapat bantuan genset dari pihak PLN Rayon Sampit. Sehingga tidak ada gangguandari listrik. "Mudah-mudahan listrik tetap hidup hingga UNBK selesai nantinya," kata Maspa.
Kekhawatiran akan padamnya listrik tersebut bukan tanpa sebab. Karena kalau sampai mati, maka soal yang ada akan hilang, dan harus menunggu kiriman soal dari pusat. Itupun melalui sejumlah mekanisme dan harus menunggu beberapa waktu.
Selain itu, Maspa berharap agar para siswanya bisa menjawab soal-soal dengan baik dan hasil dari serapan ilmu selama tiga tahun terkhir. Sehingga nantinya bisa mendapatkan hasil yang sangat memuaskan dan tentunya lulus, hingga melanjut ke jenjang yang lebih tinggi lagi. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)








