BORNEONEWS, Sampit - Pengumuman kelulusan siswa sekolah menengah atas (SMA) sederajat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (2/5/2017), diwarnai aksi corat-coret seragam.

Sarana yang digunakan untuk mencoret mulai dari spidol, bolpoin, hingga cat semprot.  Seperti yang dilakukan siswa kelas XII SMAN II Sampit. Bahkan, mereka saling coret seragam di halaman sekolah. Demi menjaga keamanan dan ketertiban, aparat kepolisian terus mengawasi aksi para siswa.

"Saya sangat gembira hari ini karena perjuangan saya selama tiga tahun untuk belajar di SMAN II Sampit berbuah hasil dan saya lulus," ujar Muhammad Rizky Yahya,  salah seorang siswa kelas XII. 

Rizky mengaku, dirinya melakukan aksi corat-coret sebagai luapan kegembiraan. Selain itu, dia juga tidak bisa menolak karena hampir semua teman-tamannya melakukan hal yang sama.

"Memang ada imbauan dari kepala sekolah agar tidak melakukan konvoi. Namun untuk corat-coret tidak, asalkan dilakukan di sekolah dengan tertib," ujar Rizky.

Seusai melakukan corat-coret, para siswa langsung pulang. Ada yang langsung ke rumah. Namun ada juga yang ke tempat teman mereka untuk berkumpul. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)