BORNEONEWS, Buntok – Kontingan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Barito Selatan diharapkan dapat menyerap ilmu sistem pertanian dan nelayan.

Pesan ini diungkapkan Pejabat Bupati Barito Selatan, Mugeni saat melepas kontingen KTNA mengikuti Pekan Nasional (Penas) XV ke Naggroe Aceh, Selasa (2/5/2017).

“Kita berharap kontingan yang berangkat tidak pulang dengan tangan kosong. Tapi harus ada sistem pertanian dan nelayan milik daerah lain yang bisa diterapkan ditempat kita,” tegsnya.

Dia menyarankan informasi bidang pertanian dan nelayan di daerah lain hendaknya menjadi contoh, namun semua itu asalkan sesuai iklim dan struktur wilayah Barito Selatan.

Selain itu ajang KTNA dijadikan untuk memperkenalkan potensi pertanian, perikanan dan sistem nelayan dari Barito Selatan.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan perikanan (DKPPP) Barsel, Dude mengatakan KTNA tingkat nasional ini rutin dilaksanakan setiap 4 tahun sekali. “Kita mengikuti Penas KTNA ini karena pada waktu Pekan Daerah (Peda) tingkat provinsi mendapatkan juara,” ucapnya.

Saat mengikuti Peda pihaknya mendapatkan terbaik se Kalteng dibidang asah terampil dan cerdas cermat. Maka oleh sebab itu pihaknya memberangkatkan 11 orang mengikuti Penas KTNA XV ke Naggroe Aceh. (URIUTU DJAPER/B-6)