BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin lama penghubung antar kecamatan dan Kabupaten diperkirakan akn bebas banjir pada akhir tahun ini.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar, Juni Gultom mengakui saat ini jalan tersebut belum tertangani semua. Termasuk titik jalan yang kini sering direndam banjir.
"Saat ini memang terjadi curah hujan yang tingginse sehingga air masuk ke badan jalan dan menyebabkan banjir. Mudah-mudahan diakhir tahun 2017 itu sudah tertangani semua," kata dia Selasa (2/5/2017).
Pasalanya, lanjut dia, lokasi jalan Pangkalan Bun Kolam yang sering direndam banjir itu merupakan daerah yang belum tertangani. Kaasan titik banjir itu masih terbilang rendah dan diharus ditambah ketinggiannya.
"Jalan itu belim kita tinggikan. Ke depan penanganan kita sampai km 21 akan kita tinggikan sampai dengan 70 centimeter. Itu saya pikir akn bebas banjir. Dan tahun depannya mudah-mudahan bisa kita aspal sehingga ketinggian jalan itu bisa mencapai satu meter lebih," jelas dia.
Ia juga menerangkan tahun ini akan masuk suntijan dana sebesar 11 miliar rupiah dari pemerintah Provinsi Kalteng untuk peningkatan jalan km 21 ke atas dari arah Pangkalan Bun.
"Harapan kita rencana yang sudah diprogram dengan matang bisa menanggulangi banjir. Masyarakat juga harus bersabar dan harus saling mendukung terutama kendaraan berat tidak boleh melintas di jalan Pangkalan Bun - Kolam," jelas Juni. (CECEP HERDI/B-8)








