BORNEONEWS, Sampit - Niat puluhan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kotim yang ingin konvoi merayakan kelulusan pupus. Pasalnya, siswa yang ingin konvoi terjaring penertiban yagn digelar Satlantas Polres Kotim, Selasa (2/5/2017).
"Ada puluhan pelajar yang kami jaring razia. Karena saat itu ingin membentuk konvoi," ujar Kasat Lantas Polres Kotim AKP Boni Arifianto.
Namun, Boni menjelaskan, siswa yang dikenakan sanksi tilang hanya sebagian. Sebab, setelah dilakukan pemeriksaan, mereka tidak memiliki SIM dan membawa surat kelengkapan berkendara lainnya.
Kemudian, siswa yang terjaring akan dipanggil orangtuanya untuk menandatangani surat perjanjian, agar tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.
"Kami sudah berkoordinasi dengan sekolah. Siswa yang terjaring razia akan ditahan izajahnya sampai waktu yang sudah ditentukan. Mudah-mudahan ini menjadi perhatian dari siswa agar mengurungkan niatnya," kata Boni.
Sementara itu, berdasarkan borneonews.co.id hingga sore hari tidak terlihat siswa yang melakukan konvoi merayakan kelulusan di jalan protokol. Sebab, aparat kepolisian berjaga di sejumlah jalan. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








