BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kondisi jalan Pangkalan Bun Kotawaringin Lama (Kolam) dari kilometer (KM) 14 masih berupa timbunan tanah. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobat akan mengaspal jalan dadi KM 14 sampai KM 21 sebelum bulan Ramadan.

"Anggaran dari APBD Kobar sudah kontrak dan rencananya pengaspalan akan kita mulai sebelum lebaran," ujar Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kobar, Juni Gultom, Selasa (2/5/2017).

Ia mengatakan untuk anggaran pananganan jalan tersebut dari mulai penimbunan hingga pengasplan untuk tahun ini sebesar Rp14 miliar lebih digelontorkan dari APBD Kobar, dan Rp 11 Miliar dari Pemprov Kalteng.

"Tahun ini baru akan masuk anggaran dari Provinsi sebesar RP11 miliar. Untuk pengerjaan sendiri yang sudah kontrak baru dana dari APBD Kobar," kata Juni.

Warga Pangkalan Bun dan Kotawaringin Lama berharap tidak ada kendala dalam pengerjaan peningkatan jala tersebut. Mereka yang bisa menggunakan jalan tersebut sudah cukup lelah dan bosan berjibaku dengan lumpur dan banjir. Tak terhitung berapa kali kendaraan mereka terjebak dalam kubangan lumpur dan tanah merah di jalan tersebut.

"Lebih cepat lebih baik karena infrastruktur ini begitu penting, sangat penting sekali untuk mendorong perekonomian masyarakat termasuk kecamatan Kolam. Jalan mulus harapan kami perekonomian pun ikut mulus," harap salah satu warga Kecamatan Kolam, Sahawani. (CECEP HERDI/B-8)