BORNEONEWS, Puruk Cahu - Sebanyak tiga ton beras telah disiapkan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya (Mura) untuk menghadapi rawan pangan saat memasuki musim kemarau tahun 2017 ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mura, Ferdinand Wijaya menyampaikan stok beras tersebut disiapkan agar daerah atau desa yang mengalami rawan pangan bisa cepat diberi bantuan, utamanya di daerah yang jauh dari jangkauan, misalnya di Desa Tumbang Topus maupun Desa Tronoi.

"Biarpun jumlah beras yang disiapkan tersebut tidak tidak sesuai dengan peraturan mentri, yakni 100 ton per kabupaten, tetapi itu lah kemampuan yang bila dilakukan sebagai persiapan menghadapi rawan pangan," ungkap Ferdinand kepada Borneonews, Rabu (3/5/2017).

Menurut Ferdinand juga khusus untuk Kabupaten Murung Raya rawan pangan bukan disebabkan oleh masyarakat tidak mampu membeli, akan tetapi dikarenakan jauhnya jarak dari satu desa ke desa lain, serta ditambah kurang memakainya akses jalan.

"Mungkin nanti program saya kedepan didesa yang letaknya jauh dibuat sadar pangan dengan membuat lumbung pangan dekat Desa Tumbang Topus atau Desa Tronoi," jelas Ferdinand.

Disampaikan Ferdinand juga sekarang masih belum ada lumbung pangan dan direncanakan setelah dibuat lumbung itu ada kerjasama dari desa dengan mengisinya melalui dana ADD. Bila dana memungkinkan akan direncanakan pembangunannya dalam anggaran perubahan tahun ini. (SUPRIADI/B-8)