BORNEONEWS, Palangka Raya - Rabu (3/5/2017) sekitar pukul 09.00 WIB, sebuah tas ransel mencurigakan ditemukan di Jalan Tjilik Riwut, Km 5, persisnya depan kantor Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palangka Raya.
Ini mengakibatkan para pegawai PTUN heboh. Demikian halnya dengan pegawai Rumah Tahanan Kelas II A Palangka Raya yang lokasinya bersebelahan dengan PTUN. Tidak hanya itu, warga yang lalu lalang melintasi jalan itu pun turut heboh.
Tidak sedikit di antara mereka yang bertanya tentang apa yang terjadi. Terlebih, Tim Gegana Brimob Polda Kalteng juga diturunkan ke lokasi itu.
Dengan mengenakan seragam khusus penjinak bom, personel Gegana mengamankan tas ransel itu. Hasilnya, ternyata tas tersebut tidak berisi benda berbahaya.
"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Gegana Brimob Polda Kalteng, tas itu tidak ada isinya," kata Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Pambudi Rahayu, Rabu sore.
Belum diketahui pemilik tas tersebut. Namun diduga ada warga yang lupa membawa tas miliknya setelah menaruh di tempat itu.
Sementara itu, Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat tentang temuan tas mencurigakan. Ia lalu bersama beberapa jajarannya datang ke lokasi. Kemudian baru turun Tim Gegana Sat Brimob Polda Kalteng. (BUDI YULIANTO/B-3)
Ini mengakibatkan para pegawai PTUN heboh. Demikian halnya dengan pegawai Rumah Tahanan Kelas II A Palangka Raya yang lokasinya bersebelahan dengan PTUN. Tidak hanya itu, warga yang lalu lalang melintasi jalan itu pun turut heboh.
Tidak sedikit di antara mereka yang bertanya tentang apa yang terjadi. Terlebih, Tim Gegana Brimob Polda Kalteng juga diturunkan ke lokasi itu.
Dengan mengenakan seragam khusus penjinak bom, personel Gegana mengamankan tas ransel itu. Hasilnya, ternyata tas tersebut tidak berisi benda berbahaya.
"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Gegana Brimob Polda Kalteng, tas itu tidak ada isinya," kata Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Pambudi Rahayu, Rabu sore.
Belum diketahui pemilik tas tersebut. Namun diduga ada warga yang lupa membawa tas miliknya setelah menaruh di tempat itu.
Sementara itu, Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat tentang temuan tas mencurigakan. Ia lalu bersama beberapa jajarannya datang ke lokasi. Kemudian baru turun Tim Gegana Sat Brimob Polda Kalteng. (BUDI YULIANTO/B-3)








