BORNEONEWS, Palangka Raya - Tidak satu pun SMP sederajat di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Seperti diberitakan, saat ini SMP sederajat tengah melaksanakan UNBK serta Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Namun tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, SMP sederajat di Kota Palangka Raya yang melaksanakan sistem UNBK hanya segelintir.

"Disdik menyadari akan hal itu. Namun, bukan berarti SDM kita tidak siap ataupun peserta didiknya tidak mampu. Ini lebih dikarenakan ketersediaan sarana seperti komputer dan penunjang lainnya yang tidak sebanding dengan banyaknya peserta UN," ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Sahdin Hasan seusai menghadiri senam massal untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Lapangan Sanaman Mantikei, Rabu (3/5/2017).

Sahdin menyebut, dari 62 SMP sederajat, di kota Palangka Raya, hanya enam sekolah yang melaksanakan UNBK. Keenam sekolah ini yaitu SMP Muhammadiyah, SMP Golden Cristian School, MTsN 1 Model, MTsN 2, MTs Darul Ulum, dan MTs Al Amin. Sedangkan SMP negeri maupun swasta lainnya, masih melaksanakan sistem UN secara manual.

"Secara khusus Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya pun menyadari kondisi maupun kendala yang dialami setiap sekolah selama ini, terutama ketika ingin melaksanakan UNBK," sebut Sahdin.

Meski demikian, lanjutnya, Wali Kota tetap berharap tahun depan akan ada banyak SMP, terutama sekolah negeri, yang mampu melaksanakan UNBK. "Kalau bisa, tiga sampai empat sekolah harus ada yang sudah siap UNBK," pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)