BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Puluhan warga dari tiga desa di Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, yakni Desa Tajepan, Mampai, dan Dandang, keracunan makanan pada Rabu (3/5/2017) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Borneonews, keracunan massal itu terjadi diacara tahlilan 100 hari kematian almarhum ayah Jumran (29 tahun), di RT4, Desa Tajepan, yang dihadiri ratusan warga.

Menurut pengakuan Jumran, pada acara itu dirinya menyajikan masakan ayam sambal merah yang dimasak di rumahnya. "Bahan sambal yang saya beli di pasar, ayamnya juga," sebut Jumran.

Mengenai kronologi kejadian, Jumran mengadakan acara tahlilan 100 hari kematian ayahnya pada pukul 13.00 WIB. Dilanjutkan acara makan-makan pada pukul 14.00. Setelah acara berakhir, para tamu undangan yang berjumlah ratusan orang pulang ke rumah masing-masing.

Setelah maghrib, sekitar pukul 18.00, baru terdengar adannya gejala keracunan. "Anak saya juga terkena keracunan, saat itu dia mual dan muntah-muntah, sempat diberikan obat namun tidak sembuh-sembuh hingga matanya ke langit-langit," tuturnya.

Data sementara yang diperoleh Borneonews, jumlah korban keracunan ada 89 orang, 38 dilarikan ke RSUD Kapuas dan sisanya dirawat di Puskesmas desa. Saat ini, kasus keracunan makanan massal tersebut tengah diselidiki Polres Kapuas. (HAMDI/B-3)