BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejumlah warga Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) meminta pemerintah daerah segera memperbaiki lampu penerangan jalan umum (PJU) yang rusak dan tidak berfungsi. Warga menyayangkan jika pemerintah lambat menangani hal sepele tersebut. Pasalnya, banyak kejadian laka lantas akibat kurangnya penerangan jalan di sejumlah jalan di kota dan di luar kota Pangkalan Bun.
"Ada beberapa yang sudah tidak menyala, ada yang pecah juga. Sehingga kalau malam itu kondisi cahaya berkurang," kata warga Jalan Ahmad Yani Kelurahan Baru Pangkalan Bun, Amat, Kamis (4/5/2017).
Hal senada disampaikan warga Simpang Runtu, Kristanto, yang mengatakan bahwa di depan Kantor Kecamatan Pangkalan Lada juga banyak PJU yang sudah tidak berfungsi dengan baik. Kebanyakan lampu tersebut pecah dan bohlamnya konslet.
"Apalagi ini jalan provinsi yang dilalui banyak kendaraan, harusnya jadi prioritas utama perbaikan fasilitas penerangan ya selain infrastruktur jalan," kata dia.
Ia melanjutkan hal yang sama terjadi di Kecamatan Pangkalan Banteng, tepatnya di Desa Karang Mulya, lampu PJU juga banyak yang rusak. Saat malam tiba, penerangan di jalan raya minim. Kondisi ini juga membuat pengendara banyak yang terjatuh dan tertabrak kendaraan.
"Sudah lama PJU ini tidak diperbaiki, harapan kami secepatnya lah karena kami kan bayar pajak juga," Jaja, warga setempat melalui sambungan telepon. (CECEP HERDI/B-8)








