BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 24 dari 203 orang calon jemaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang akan berangkat pada 2017, menunda perjalanannya. Beragam alasan penundaan itu. Antara lain sedang hamil, sakit, belum melunasi ONH dan lain sebagainya.

"Ada 24 orang yang menunda keberangkatannya, karena berbagai alasan," ujar Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kotim, Samsudin, di Sampit, Kamis (4/5/2017).

Dari 24 orang tersebut ada yang sedang hamil, sakit, belum melunasi biaya haji, menunggu keluarga untuk berangkat sama-sama, dan lainnya. Walaupun ada yang menunda keberangkatan, namun pihak Kemenag Kotim tidak langsung menaikkan daftar tunda yang berada di bawahnya. Karena sesuai mekanisme, hal itu tidak boleh dilakukan. Sehingga untuk CJH di Kotim yang akan berangkat nantinya yakni 179 orang dari sebelumnya 203 orang.

"Kami hanya mengajukan sebanyak 5 orang CJH yang sudah lanjut usia (lansia), sedangkan untuk daftar tunggu lainnya tidak," lanjut Samsudin.

Sehingga untuk CJH yang sudah berusia 75 tahun ke atas akan diprioritaskan untuk berangkat dan mengisi kekosongan tersebut.

Sementara, untuk CJH yang menunda keberangkatannya tersebut belum diketahui kapan akan diberangkatkan. Karena masih menunggu konfirmasi dari yang bersangkutan. Intinya, setelah mereka siap, akan diberangkatkan. (MUHAMMAD HAMIM/N).