BORNEONEWS, Pulang Pisau- Pembatasan penggunaan telepon seluler bagi siswa mulai dilaksanakan di Kabupaten Pulang Pisau. Atie orang tua siswa mengaku anaknya tidak lagi membawa ponsel ke sekolah karena tidak diperbolehkan lagi oleh pihak sekolah. "Katanya sudah ada edaran dari pemerintah yang mengatur masalah ponsel di sekolah," kata Atie, Kamis (4/5/2017).
Meski tidak keberatan, dia mengaku agak kesulitan untuk menghubungi anaknya terutama saat pulang sekolah. "Biasanya dijemput dan nelpon kalau pulangnya cepat karena ada rapat guru atau sebagainya," terangnya.
Sebelumnya, Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo mengatakan bahwa Pemerintah Daerah sudah membuat surat kepada semua sekolah dalam rangka penyuluhan, pengawasan, pembatasan kepada anak-anak peserta didik dalam menggunakan HP. "Misalnya dengan batasan teknologinya, kemudian guru untuk melakukan cek ketika anak-anak masuk ruangan," kata Edy.
Ia berharap, pihak sekolah menginformasikan kepada orang tua agar bisa melakukan monitor kepada anak-anaknya dalam memakai alat media sosial. "Tidak hanya di sekolah di rumah juga harus dikontrol, dan itu menjadi tugas orang tua, karena bisa saja di sekolah sudah dibersihan tapi dirumah lakukan lagi," imbuhnya. (JAMES DONNY/B-8)








