BORNEONEWS, Sampit - Sebuah mobil pikap KH 8497 GE milik Abdul Hadi, , terbakar di Jalan Jenderal Sudirman Km 58, Desa Penyang Kecamatan Telawang, Sampit. Dugaan sementara, penyebabnya mobil warga Jalan Suli, Komplek Pepabri, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur (Kotim) itu, ada kerusakan pada mesin, tepat di bawah jok depan.

 

"Iya ada mobil terbakar Selasa (2/5/2017), pukul 19.30 WIB. Dan hingga saat ini masih kami lakukan pemeriksaan atas kejadian tersebut, dan mencari tahu penyebabnya," ujar Kapolsek Kota Besi Iptu Sugeng, Kamis (4/5/2017).


Polisi sempat kebingungan mencari pemilik pikap teraebut. Karena saat itu tidak ada di tempat. Namun pada Rabu siang barulah sang sopir mendatangi pihak aparat untuk memberikan keterangan.


Si sopir menceritakan, terbakarnya pikap tersebut saat korban membawa barang peralatan rumah tangga menuju Kota Sampit. Sesampainya di Jalan Jenderal Sudirman Km 58, dia memarkirkan pikapnya di tepi jalan, untuk membuang air kecil. 


Setelah selesai, sang sopir kembali ke mobil dan berusaha menghidupkannya, untuk segera meneruskan perjalanan. Namun saat itu mesin pikap hanya sebentar menyala dan kembali mati. Walau begitu, diapun tetap berusaha untuk menyalakan mesin mobil itu.

 

Dalam proses itulah, muncul kepulan asap dari mesin yang berada di bawah jok mobil tersebut. Sopir membuka jok itu dan melihat ada api yang muncul dari mesin. Dia berusaha meniupnya dengan tujuan agar api padam.

 

Tetapi usahanya tersebut gagal dan malah membuat api membesar, yang langsung menjalar ke jok mobil, dengan cepat membakar bagian pikap lainnya. Walau begitu, sopir masih sempat saja menyelamatkan harta bendanya. 


Setelah itu, barulah dia pulang ke Sampit dengan ikut mobil pengendara yang melintas di jalan tersebut. Karena tak berada di lokasi, polisi yang menangani kasus tersebut sempat kebingungan mencarinya. 


"Kebakaran tersebut masih kami selidiki, guna mengetahui penyebab terbakarnya pikap," ungkap Iptu Sugeng. (MUHAMMAD HAMIM/N).